Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN SSC Hadiri Annual Meeting Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia

Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Annual Meeting Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia

Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Annual Meeting Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia

Dalam upaya memperkuat sinergi dan keselarasan pengembangan kurikulum pendidikan biologi di tingkat nasional, Program Studi Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berpartisipasi aktif dalam Annual Meeting Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia (KPBI) tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Rumusan Kurikulum Pendidikan Biologi Berdasarkan OBE dan KPT” ini diadakan sebagai forum kolaboratif antarperguruan tinggi penyelenggara pendidikan biologi untuk menyatukan visi, standar kompetensi, dan arah pengembangan kurikulum sesuai kebijakan terkini.

Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Annual Meeting Konsorsium Pendidikan Biologi

Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Dr. Agung W. Subiantoro, M.Pd., yang memandu jalannya diskusi dan pertukaran gagasan antardosen serta pengelola program studi pendidikan biologi. Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai konsep Outcome-Based Education (OBE) dan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) yang menjadi dasar utama penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran.

Paparan pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Paidi, M.Si., yang membahas topik “Perumusan Kompetensi Utama (CPL) Program Studi” sesuai dengan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Beliau menekankan pentingnya setiap program studi memiliki rumusan CPL yang jelas, terukur, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan. CPL dianggap sebagai pijakan utama dalam mengarahkan struktur dan isi kurikulum agar menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.

Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Annual Meeting Konsorsium Pendidikan

Sesi berikutnya diisi oleh Prof. Dr. Ibrohim, M.Si., yang memaparkan bahan diskusi tentang revisi kurikulum pendidikan biologi, meliputi pemetaan CPL, bahan kajian, dan mata kuliah. Dalam pemaparannya, Prof. Ibrohim menegaskan pentingnya integrasi antara keilmuan biologi, pedagogi, serta konteks digital dan keberlanjutan lingkungan agar kurikulum mampu menjawab tantangan masa depan dan mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Annual Meeting Konsorsium

Sebagai penutup, Dr. Bowo Sugiharto, M.Pd. menyampaikan materi mengenai “Pengukuran CPL”, yang menekankan pentingnya instrumen evaluasi yang valid dan reliabel dalam menilai ketercapaian hasil belajar mahasiswa. Melalui kegiatan ini, Tadris Biologi UIN SSC memperoleh banyak perspektif baru untuk memperkuat desain kurikulum berbasis OBE dan KPT. Partisipasi aktif ini menjadi wujud komitmen prodi dalam memastikan kurikulum yang adaptif, relevan, serta selaras dengan arah kebijakan nasional pendidikan tinggi dan kebutuhan global.

Ketua Program Studi Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dr. Evi Roviati, S.Si. M.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Annual Meeting Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia (KPBI) yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat arah pengembangan kurikulum di tingkat nasional. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi setiap program studi untuk melakukan refleksi terhadap implementasi kurikulum yang telah berjalan, sekaligus menyelaraskan dengan ketentuan terbaru Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa forum seperti ini sangat penting untuk menjaga relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi digital, dan isu-isu keberlanjutan lingkungan.

Sinergi Pengembangan Kurikulum, Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Annual

Lebih lanjut, Dr. Evi menambahkan bahwa hasil diskusi bersama para pakar seperti Prof. Dr. Paidi, M.Si., Prof. Dr. Ibrohim, M.Si., dan Dr. Bowo Sugiharto, M.Pd., akan menjadi dasar penguatan kurikulum di Tadris Biologi UIN SSC. “Kami akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan melakukan penyesuaian CPL, bahan kajian, dan mata kuliah agar lebih kontekstual dengan pendekatan OBE dan KPT,” ujarnya. Ia berharap, melalui sinergi nasional ini, Tadris Biologi UIN SSC dapat terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pendidikan biologi di era digital.

Scroll to Top