Syifa Soraya, mahasiswa tadris Biologi, jalani Pengabdian di Yayasan Pendidikan dan Sosial Ibnu Hajar Kaliwadas

Syifa Soraya, mahasiswa Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Recognisi dengan fokus pengabdian masyarakat di Yayasan Pendidikan dan Sosial Ibnu Hajar, Kaliwadas, Cirebon. Program ini menjadi sarana bagi Syifa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah, sekaligus berkontribusi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan sosial kemasyarakatan di lingkungan yayasan.


Pengabdian ini telah dilakukan sedari tahun 2022 hingga 2024. Pengabdian yang berfokus pada pendidikan terutama pendidikan keagamaan dan sosial. Dengan target sasaran anak muda mudi dan masyarakat di kelurahan kaliwadas. Sedari tahun 2022 hingga 2024 pengabdian telah Syifa lakukan dimana Syifa menjadi tenaga pendidik TPQ dan majlis bustanul ilmi, Syifa mengajarkan bagaimana cara membaca al quran dan basic basic keagamaan lainnya seperti doa harian, surat pendek dan hadis hadis.

Selain aktif di bidang akademik, Syifa juga dikenal sebagai finalis Rara Kota Cirebon 2024, yang menunjukkan bahwa dirinya mampu berprestasi tidak hanya di ranah pendidikan, tetapi juga dalam ajang non-akademik yang menuntut keterampilan komunikasi, kepribadian, dan kepedulian sosial. Perpaduan pengalaman ini menjadikan Syifa sebagai sosok mahasiswa yang seimbang dalam mengembangkan kompetensi akademik dan non-akademik.
Kegiatan KKN Recognisi yang dijalani Syifa turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, serta penguatan komunitas yang inklusif. Melalui perannya di yayasan, Syifa berupaya mengedukasi generasi muda agar memiliki wawasan luas dan karakter yang peduli terhadap lingkungan sosial dan alam sekitarnya.
Dengan pengalaman sebagai finalis Rara dan partisipasi aktif dalam pengabdian masyarakat, Syifa Soraya menjadi representasi mahasiswa Tadris Biologi yang tidak hanya berprestasi di ruang akademik, tetapi juga mampu memberi inspirasi dan kontribusi nyata di masyarakat. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan KKN Recognisi diharapkan dapat memperkuat jejaring kemitraan kampus dengan lembaga pendidikan, sekaligus mendorong tercapainya pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.
Kegiatan KKN Recognisi yang dijalani Syifa turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, serta penguatan komunitas yang inklusif. Melalui perannya di yayasan, Syifa berupaya mengedukasi generasi muda agar memiliki wawasan luas dan karakter yang peduli terhadap lingkungan sosial dan alam sekitarnya. “Bagi saya, KKN Recognisi ini adalah kesempatan berharga untuk mengabdi langsung di masyarakat. Saya belajar banyak hal tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan bagaimana ilmu biologi bisa dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari,” ungkap Syifa.
Dr. Evi Roviati, S.Si. M.Pd. selaku ketua Jurusan Tadris Biologi, memberikan apresiasi atas kiprah Syifa. “Syifa adalah contoh mahasiswa yang mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik. Keterlibatannya di KKN Recognisi sekaligus perannya sebagai finalis Rara menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Biologi bisa berkontribusi luas, baik di dunia pendidikan maupun masyarakat. Hal ini juga mendukung visi SDGs dalam mencetak generasi muda yang unggul, peduli, dan berdaya saing global,” jelasnya.