Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2026 menjadi panggung refleksi kritis bagi civitas academica Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Mengusung keresahan mendalam atas kondisi bumi saat ini, Keluarga Besar Jurusan Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) merilis sebuah seruan tegas untuk mengetuk kesadaran publik agar segera beralih dari sekadar retorika menuju tindakan konkret demi kelestarian alam.
Sebagai garda depan yang mendalami ilmu hayati dan ekologi, Jurusan Tadris Biologi tidak ingin peringatan global ini terjebak dalam pusaran seremonial tahunan yang minim dampak. Melalui pesan yang kuat, tajam, dan penuh penekanan, mereka membawa pesan utama yang berbunyi: "Kenyang ucapan, lapar tindakan!"
Kritik Kritis Terhadap Seremonial Lingkungan
Pernyataan yang dirilis oleh Keluarga Besar Tadris Biologi UINSSC ini menjadi tamparan keras sekaligus cermin evaluasi bagi kita semua. Setiap tahun, dunia berbondong-bondong memperingati Hari Lingkungan Hidup. Ruang-ruang akademik dipenuhi seminar ilmiah, media sosial dibanjiri slogan estetik, dan panggung birokrasi mengumandangkan janji-janji manis tentang pelestarian lingkungan.
Namun, di balik semua keriuhan kata-kata tersebut, kenyataan di lapangan justru berbicara sebaliknya. Lembar demi lembar hutan tropis masih terus ditebang, aliran sungai makin pekat oleh limbah beracun, dan lautan kian dipadati oleh jutaan ton sampah plastik yang mengancam ekosistem maritim.
"Hari ini bukan sekadar tentang memperingati, tetapi tentang bergerak. Mengurangi sampah, menanam pohon, menjaga sumber air, dan berani mengingatkan ketika alam dieksploitasi tanpa tanggung jawab," tulis pernyataan resmi Jurusan Tadris Biologi.
Sikap kritis ini menegaskan bahwa komitmen menjaga bumi tidak bisa diukur dari seberapa megah acara perayaan digelar, melainkan dari seberapa besar perubahan perilaku manusia terhadap alam setelah perayaan itu usai.
Membumikan Konsep Smart, Scientific and Futuristic Melalui Langkah Nyata
Sebagai program studi yang membawa visi Smart, Scientific and Futuristic, Tadris Biologi UINSSC memandang bahwa sains dan teknologi masa depan harus berjalan selaras dengan etika lingkungan. Kecerdasan (Smart) mahasiswa tidak hanya dinilai dari nilai di atas kertas, tetapi dari kepeduliannya dalam mereduksi jejak karbon harian. Pendekatan ilmiah (Scientific) tidak boleh berhenti di jurnal, melainkan melahirkan solusi pengelolaan sampah yang aplikatif. Sementara pandangan masa depan (Futuristic) wajib menjamin bahwa generasi mendatang masih bisa menikmati air bersih dan udara segar.
Bumi tidak akan pernah lestari hanya oleh untaian kalimat indah dalam dokumen kebijakan. Kelestarian itu hanya bisa dijemput melalui langkah-langkah kecil namun konsisten yang dilakukan setiap hari, seperti:
-
Pembatasan Plastik Sekali Pakai: Memulai kebiasaan membawa botol minum dan kantong belanja sendiri di lingkungan kampus.
-
Konservasi Mandiri: Melakukan penanaman pohon atau tanaman hijau di pekarangan rumah dan sekitar kos guna menambah produksi oksigen.
-
Penghematan Energi dan Air: Menjaga pasokan air tanah dengan tidak mengeksploitasinya secara berlebihan serta mematikan perangkat elektronik siber saat tidak digunakan.
-
Advokasi Lingkungan: Memiliki keberanian moral untuk bersuara dan mengingatkan pihak mana pun yang merusak atau mengeksploitasi alam tanpa tanggung jawab.
Komitmen Bersama Menuju Masa Depan Hijau
Melalui seruan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, Jurusan Tadris Biologi FITK UINSSC mengajak seluruh elemen—mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat umum—untuk menyatukan langkah. Gerakan ini juga disuarakan secara digital melalui jejaring siber dengan tagar gerakan global dan lokal yang kuat untuk mengamplifikasi kesadaran iklim.
Saatnya kita berhenti menjadi pengamat yang pasif atau pembicara yang hanya pandai berteori. Tantangan perubahan iklim global sudah berada di depan mata, dan dampaknya kian nyata kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Mari rapatkan barisan, bulatkan tekad, dan turun ke lapangan. Saatnya bergerak, bukan sekadar berbicara. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026!
Sivitas Akademika Bersuara: #tadrisbiologisnj | #uinssc | #fitkberahsan | #nowforclimate | #lingkunganhidup
